Kamis, 17 November 2016

BANGKITKAN SEMANGAT PERSATUAN DIBALIK KEBHINEKAAN YANG ADA!

BANGKITKAN LAGI SEMANGAT PERSATUAN DIBALIK KEBHINEKAAN YANG ADA!

Miris, saat melihat ahok ditetapkan menjadi tersangka dugaan kasus penistaan agama. Walaupun indikasi penetapan status hukum ini hanya untuk meredam konstalasi politik yang sedang goyang. Namun, pandangan saya hal tersebut (penetapan status hukum) jelas merupakan suatu alat politik untuk menjatuhkan perjuangan ahok untuk kembali menyalonkan menjadi DKI1.
Tentu, dibalik demonstrasi yang melibatkan ribuan bahkan ratusan ribu massa ADA saja kepentingan suatu kelompok. Cara penilaian apakah demonstrasi yang melibatkan ribuan bahkan ratusan ribu massa ialah demonstrasi yang di setting oleh suatu kelompok tertentu ialah dengan menanyakan tuntutan dan issue yang digagas kepada massa aksi. Apabila dari sample massa aksi yang ditanya mengetahui tuntutan dan issue dari demonstrasi yang dilakukan, maka jelas demonstrasi tersebut ialah murni demonstrasi yang benar-benar lahir dari keresahan bersama. Jikalau massa aksi tidak mengetahui, maka dipastikan demonstrasi tersebut ialah demonstrasi dengan massa "hore dan huru hara".

Negeri ini dibentuk oleh berbagai keberagaman. Bukan dibentuk oleh hanya suatu golongan tertentu. Sudah seharusnya dibalik keberagaman, segala perbedaan dijunjung tinggi. Maka dari itu, di bentuklah ideologi PANCASILA untuk Menyatukan semua keberagaman tersebut. Jangan lagi ada perpecahan karena suatu Perbedaan.
Dalam kasus ahok ini, semoga penetapan status hukum ahok dilaksanakan secara bijaksana, sesuai prosedur yang diatur dan adil. Karena, kasus ini ialah kasus yang sangat seksi yang sedang banyak diperbincangkan masyarakat. Maka dari itu, kasus ini mesti dipantau dan dilaksanakan seadil-adilnya. Agar perpecahan didalam masyarakat tak terjadi.

Negeri ini mayoritas beragama islam, agama islam mengajarkan kita untuk menjaga kerukunan dan perdamaian dunia. Janganlah kau menggunakan agamamu untuk kepentingan pribadi, seperti contohnya mengatasnamakan agama untuk menjatuhkan oranglain. Maka dari itu, saya pribadi lebih sepakat agama hanyalah urusan pribadi dengan tuhannya

Dari kasus ini, ada makna yang dapat dijadikan pelajaran oleh para politikus "minoritas" agar tak berbicara tentang hal-hal "intim" seperti kepercayaan yang dianut.
Kaum minoritas semestinya menghargai kaum mayoritas begitu juga kaum mayoritas sudah seharusnya merangkul dan percaya akan kaum minoritas ketika ia ingin memimpin suatu kota dengan pertimbangan kinerja yang baik. Karena negara ini ialah negara yang BERASASKAN PANCASILA bukan berasaskan ideologi lainnya.
Mari kembali kita meresapi nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi yang kita anut dan kita sepakati menjadi pandangan, acuan dan landasan dalam bernegara agar segala Kebhinekaan yang ada dapat berjalan secara simultan untuk memajukan bangsa.
Pisahkan kepercayaan masing-masing dari kepentingan negara, biarkan kepercayaan yang dianut menjadi urusan pribadi dengan tuhannya.
Hiduplah Indonesia Raya!

#Pancasila #Pluralitas #BhinekaTunggalIka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar